Langsung ke konten utama

PRESS RELEASE CIMB NIAGA EDUCATION AND SCHOLARSHIP FORUM

PRESS RELEASE CIMB NIAGA EDUCATION AND SCHOLARSHIP FORUM


Imconnect, sudah tidak asing lagi dikalangan kaum millennial. Indonesia millennial Connect merupakan Organisasi nonprofit yang berdiri sejak awal 2020. Berfokus pada pengembangan potensi diri dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia, melalui tiga bidang yaitu pendidikan, sosial, dan ekonomi. Imconnect sendiri memiliki lebih dari 10.000 anggota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Meskipun sebuah organisasi yang baru dibentuk pada awal tahun ini namun, telah memiliki pencapaian yang mampu memberikan semangat bagi pemuda Indonesia untuk bangkit dan berkarya. Beberapa pencapaian yang telah diraih Imconnect yaitu yang pertama, telah mengundang beberapa pembicara expert mulai dari Pengusaha, Influencer, Youtuber, Aktor, dan lainnya. Seperti, Sandiaga S. Uno, Najwa Shihab, Syafii Efendi, Wirda Mansur, dr. Tirta, Chandra Putera Negara, Haykal Kamil, dan pembicara lain yang expert di bidangnya. Kedua, menggalakan donasi untuk setiap acara (sejak program #MilenialLawanCorona). Hal ini merupakan wujud kepedulian Imconnect terhadap masyarakat, lingkungan, dan pengembangan pemuda untuk lebih berkarya dan memajukan bangsa. Ketiga, Bulan Juli akan diresmikan sebuah yayasan, KAMI (Karya Anak Milenial) Indonesia Foundation dan insya Allah akan diresmikan oleh Bapak Sandiaga S. Uno dengan target sebelumnya di bulan September. Keempat, bulan Juni resmi membuka regional di Medan, Makassar dan Bandung. 

Seiring dengan berbagai rencana pencapaian Imconnect, agenda yang baru selesai terlaksana yaitu Education and Scholarship Forum (EDUSHIP) yang mengusung tema “Education for Everyone”. Kegiatan ini mengundang sekitar 47  pembicara expert di berbagai bidang sejak 21 Agustus hingga 31 Oktober 2020. Antusias masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan masyarakat dari berbagai profesi maupun masyarakat umum. Hal ini terbukti dengan banyaknya pendaftar peserta sharing session sebanyak 2792 partisipan selama acara ini berlangsung. Acara ini berawal dari Pelaksanaan sistem pembelajaran jarak jauh pada anak di Indonesia selama pandemi dinilai masih belum berjalan secara optimal. Ada beberapa hal yang dinilai menjadi kendala, terutama dalam hal akses internet. Hal tersebut terjadi karena beberapa daerah nusantara belum memiliki akses internet maupun listrik. Sehingga belajar di rumah menjadi suatu beban baru bagi mereka. Indonesia Millennial Connect ingin turut memberikan manfaat kepada masyarakat terkhususnya kaum Millennial yang sedang menghadapi realita ini. Selain berbagi ilmu, kami juga ingin mengajak semua kalangan untuk berbagi dalam bentuk beasiswa bagi masyarakat terdampat COVID-19. 

Dengan diadakannya Eduship ini kami berharap yang pertama dapat meningkatkan kemampuan di berbagai bidang pendidikan dengan sharing online dan pelatihan online, kedua, Membiasakan millenial untuk memanfaatkan perangkat teknologi dalam aktivitas pembelajaran. Ketiga, Meningkatkan wawasan keilmuan melalui diskusi langsung (non-tatap muka) via aplikasi zoom dengan narasumber professional di bidang pendidikan. Keempat, Dapat menumbuhkan semangat berpikir dalam menuangkan ide kreatif tentang suatu bidang pendidikan. Tak jauh berbeda dengan event besar kami sebelumnya; FIB. Pada Eduship ini kami menghadirkan Seminar Pendidikan dilengkapi dengan Workshop Pendidikan dan donasi Pendidikan yang akan disalurkan ke berbagai sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia yang membutuhkan dan diberikan dalam bentuk kuota maupun fasilitas belajar mengajar.

Suksesnya kegiatan Eduship ini didorong oleh berbagai pihak seperti 19 media partner, 22 community partner dan untuk strategic partner acara ini yaitu CIMB Niaga. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak media partner, community partner, strategic partner, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Atas kerjasama berbagai pihak acara ini dapat berjalan sampai pada agenda Closing Ceremony Education and Scholarship Forum yang diselenggarakan secara online melalui media Zoom dan live Youtube pada tanggal 31 Oktober 2020. Acara Closing ini dibuka oleh Bapak Sandiaga S. Uno sebagai Opening speech sekaligus pemberian beasiswa. Meskipun rangkaian acara eduship hendak berakhir, masih nampak antusias masyarakat untuk menyaksikan agenda Closing serta donasi pendidikan berjumlah Rp. 35.019.125 yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan baik dalam bentu kuota maupun fasilitas belajar. Hal ini terlihat dari masih banyak peserta Education and Scholarship Forum yang mendaftar untuk menyaksikan Closing Ceremony. 

Jakarta, 31 Oktober 2020


Iqbal Zaenal Mutaqin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhiasan Wanita Masa Kini

PERHIASAN WANITA MUSLIMAH MASA KINI Anis Fatinah (anisfatinah221@gmail.com) Apa yang terbesit saat kita mendengar istilah "perhiasan"?. Mungkin jawabannya akan beragam, tapi pada hakikatnya akan bermuara pada satu hal yaitu keindahan. Sebagaimana tujuan kita sebagai seorang perempuan yang hendak berhias, salah satunya adalah agar terlihat indah. Wajar, karena memang sudah menjadi fitrahnya bahwa perempuan menyukai keindahan. Meskipun tetap sebutan Makhluk Visual dinobatkan pada laki-laki. Bedanya, orientasi visualisasi laki-laki terdapat pada apa yang dia lihat di luar dirinya, sedangkan perempuan lebih pada apa yang dia pikir orang lain lihat pada dirinya.  That's why produk makeup, skincare, dan yang semisal target pasarnya adalah perempuan. Secara penampilan pun, biasanya siapa coba yang paling rapi (re:ribet)? You got the answer!. Salah gak si? Ngga kok. Sekali lagi, hal tersebut adalah fitrah. Sebagaimana dalam salah satu firman Allah: “Dan Apakah patut (...

Ibadahmu Ingin Sempura? Pahami 3 Hal ini!

  Setiap muslim di seluruh dunia pasti ingin masuk ke dalam surga. Tak peduli siapa dia, bagaimana latar belakangnya, dan bagaimana ibadahnya, mereka pasti ingin masuk ke dalam surga Allah ﷻ . Bagaimana tidak? Pasalnya di dalam surga terdapat banyak sekali kenikmatan yang belum pernah kita pandang, banyak sekali kenikmatan yang belum pernah kita hirup, dan banyak sekali kenikmatan yang belum pernah kita rasakan. Bahkan, perbandingan kenikmatan di dunia dengan di akhirat itu bagaikan satu tetes air dengan seluruh air yang ada di samudra.             Untuk mendapatkan kenikmatan surga yang tiada bandingannya, manusia diperintahkan oleh Allah ﷻ melalui al-Qur’an dan hadits Nabi ﷺ untuk beribadah dan beramal sholeh dengan sempurna. Seperti yang dijelaskan di dalam Q.S. Az-Zukhruf: 72 yang berbunyi: وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ .... “ .... Itulah surga yang dikaruniakan untuk kalian,...

Cara Menyikapi Ikhtilaf di Kalangan Ulama

  Cara Menyikapi Ikhtilaf di Kalangan Ulama             Makna dari ikhtilaf   itu sendiri adalah adanya perbedaan. Perbedaan yang dimaksud adalah perbedaan yang berdasarkan dalil. Sedangkan, perbedaan yang tidak berdasarkan dalil disebut dengan khilaf. Sehingga, apabila kita mendengar orang berkata, “Ulama ikhtilaf dalam masalah ini”, atau ungkapan, “Ini adalah masalah Khilafiyah ”, itu berarti terdapat perbedaan di antara ulama dalam masalah ini dan perbedaan itu sudah dapat dipastikan berdasarkan dalil.             Ikhtilaf atau perbedaan ini tidak hanya terjadi pada generasi sekarang. Tetapi, Generasi Salaf, Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in, serta para Shahabat Rasulullah ﷺ pun memiliki ikhtilaf tersendiri dalam masalah-masalah tertentu.             Ikhtilaf Shahabat ketika Rasulullah ﷺ masih hidup salah satunya...