Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Kata-katamu adalah Kualitas Dirimu

  Kata-katamu adalah Kualitas Dirimu Sobat, belakangan Ini media sosial kita dihangatkan dengan masalah influencer yang seakan melegalkan kata-kata yang tidak seharusnya di ucapkan di publik. Millenial terbagi menjadi dua kubu yaitu Pro dan Kontra. Yang Pro memakai dalih kalau hal itu lumrah demi eksistensi dalam pergaulan anak muda. Yang kontra berdalih hal itu tidak mencerminkan etika yang baik di hadapan publik. Ada satu hal yang dapat di petik "Jangan membenarkan yang biasa tapi mulailah membiasakan yang benar". Zaman sekarang banyak hal yang sebenernya tak patut tapi di benarkan, karena sudah menjadi kebiasaan. Bahkan tak jarang yang benar pun terabaikan. Nah diambil dari penggalan pro kontra di atas, yuk simak bagaimana pandangan Islam tentang Bahayanya Lisan. Lisan adalah karunia Allah yang begitu besar. Dan ia harus senantiasa disyukuri dengan sebenar-benarnya. Cara mensyukuri lisan ini adalah dengan menggunakannya untuk bicara yang baik atau diam. Bukan de...

Membenahi Hati di Bulan Suci Ramadhan

MEMBENAHI HATI DI BULAN SUCI RAMADHAN Anis Fatinah (anisfatinah221@gmail.com) Membenahi  hati dibulan yang suci (bulan Ramadhan). Sebelum kita masuk bulan Ramadhan, kita sering mendengar atau kita sendiri yang menyatakan  “Marhaban Ya Ramadhan”. Jika kita lihat disana ada kata ”Marhaban”, kata “Marhaban” berasal dari Rohaban yang artinya sesuatu yang lapang atau sesuatu yang luas. Ketika kita mengatakan ”Marhaban Ya Ramadhan”, seakan-akan kita mengatakan “selamat datang ya Ramadhan hati kami sudah lapang”. ”Marhaban Ya Ramadhan” hati kami sudah luas, hati kami sudah ikhlas, hati kami sudah siap untuk menjalankan semua ibadah-ibadah yang engkau janjikan ketika kami laksanakan di bulan ini engkau akan melipat gandakan semua pahala. Tapi ternyata ada hati ketika datang bulan Ramadhan. Hatinya belum siap, hatinya belum lapang, belum Rahaban ketika bulan Ramadhan datang. Tentunya kalau belum siap, karena memang belum ada persiapan sebelumnya. Misalnya kita mau ujian, belum ada pers...

Dakwah ala Generasi Milenial di Tengah Fase Bonus Demografi

Dakwah ala Generasi Milenial di Tengah Fase Bonus Demografi        Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menyatakan, Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2020-2030. Pada masa tersebut manusia khususnya di Indonesia bahkan dunia berada di usia produktif, yaitu umur 15 hingga 64 tahun. Usia tidak produktif hanya sekitar 30% yaitu umur di bawah 15 dan diatas 64.     Hal ini berdampak pada populasi jumlah generasi muda, yang kerap di sebut generasi milenial. Generasi milenial merekalah yang lahir mulai tahun 1982 hinga dua puluh tahun setelahnya. Menurut teori Strauss Howe, generasi terbagi menjadi empat yaitu, generasi baby boom (terlahir tahun 1943 – 1960, generasi X (terlahir tahun (1961 – 1981), generasi Y atau kerap disebut generasi milenial (lahir 1982 – 2004), dan generasi Z atau Homelanders (sejak 2005).        Maka membuktikan bahwa pada tahun 2020 ini, generasi Y (milenial) kini berada di fase...